Awal dari Sebuah Pertemuan
Ada wajah tampan menyapaku Mungkin dia hanya salah mengirimkan pesan Ahhh......mungkin, hanya sekedar mungkin....dia memang menyapaku Kutatap sekali lagi saja wajah menawannya Tuhan....dia memang sangat tampan Kasihan....dia salah mengirimkan pesan Tuhan...makhluk menawan itu kembali dengan pesannya yang lain Aaahhh....mimpi ini terlalu muluk untukku Kucoba saja membalasnya Kuharap langit akan tetap di tempatnya Kuharap mendung memang sudah enggan menyapa Tuhan...adakah ini nyata? Tuhan dengarlah...... Dia sedang menyapaku Dia tunjukkan bintang yang indah di angkasamu Dia lantunkan gemericik air sungaimu Dia hadirkan balutan kabut di pagimu yang sejuk Tuhan lihatlah.... Dia sedang mendengarku Dia dengarkan senandung sumbang yang kupetik Dia dengarkan alunan nada tak enak yang kutanam Dia dengarkan melodi aneh yang kutuai Tuhan......terimakasih Aku yang tak pernah punya arti Telah dia beri satu arti