Catatan di Awal April
Ada sesuatu dalam caranya menatap. Kupikir dia hanya seperti itu. Sempat terlintas tanya...masihkah teman belum dia dapat?. Kau begitu manis dalam tatapanku di ujung jauh.
Rasa itu sempat saja hadir. Ingin sekedar melihat senyum dari raut segar tanpa suara. Dingin. Berkesan tidak peduli. Pembosan. Aku ingin bertemu....hanya sekali saja dan kali yang lain dengan suara dan senyum yang tampak untukku. Sang pangeran.....masihkah kau ini sendiri???
Aku ingin bertemu tapi tidak ingin hanya sekedar untuk bertemu. Adakah ruang itu untukku? Sisakan untukku. Akan aku simpan kau dalam tempat yang memang seharusnya. Hatiku.
Sebelum itu.....enyahkan yang lain untukku. Buatkan aku istana dan tempatkan istana itu dengan kokoh di hatimu. Biarkan kita bertemu......selalu.....kuingin sekali ini menjadi selamanya.............
Rasa itu sempat saja hadir. Ingin sekedar melihat senyum dari raut segar tanpa suara. Dingin. Berkesan tidak peduli. Pembosan. Aku ingin bertemu....hanya sekali saja dan kali yang lain dengan suara dan senyum yang tampak untukku. Sang pangeran.....masihkah kau ini sendiri???
Aku ingin bertemu tapi tidak ingin hanya sekedar untuk bertemu. Adakah ruang itu untukku? Sisakan untukku. Akan aku simpan kau dalam tempat yang memang seharusnya. Hatiku.
Sebelum itu.....enyahkan yang lain untukku. Buatkan aku istana dan tempatkan istana itu dengan kokoh di hatimu. Biarkan kita bertemu......selalu.....kuingin sekali ini menjadi selamanya.............
Komentar